Kumpulan Tugas Kuliah ... :)

Kumpulan Tugas Kuliah ... :)

Senin, 12 Mei 2014

SEJARAH & PERKEMBANGAN JARINGAN GPRS DI DUNIA TELEKOMUNIKASI

Sekar Rossy Rafsanjani. – Wawan Wartono
Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Pengetahuan Ilmu Sosial, Universitas Pasundan
Email: chiecha.ochie90@yahoo.com


Abstrak - Mungkin semua sudah sering denger tentang GPRS tetapi kalo ditanya pengertiannya, kita sering kebingungan menjelaskan kepada teman atau orang lain saat mereka bertanya, agar lebih jelas silakan simak kutipan berikut .

Kata Kunci – Sejarah, Perkembangan, Keunggulan dan  Manfaat  jaringan GPRS di dunia telekomunikasi.


PENDAHULUAN


GPRS (singkatan bahasa Inggris General Packet Radio Service, GPRS) adalah suatu teknologi yang memungkinkan pengiriman dan penerimaan data lebih cepat dibandingkan dengan penggunaan teknologi Circuit Switch Data atau CSD. Penggabungan layanan telepon seluler dengan GPRS (General Packet Radio Service) menghasilkan generasi baru yang disebut 2.5G. Sistem GPRS dapat digunakan untuk transfer data (dalam bentuk paket data) yang berkaitan dengan e-mai, data gambar (MMS), Wireless Application Protocol (WAP), dan World Wide Web (WWW).


Pada Papper ini saya akan coba memaparkan :
1.       Definisi GPRS.
2.       Sejarah GPRS.
3.       Perkembangan GPRS.
4.       Keunggulan  Teknologi GPRS.
5.       Manfaat GPRS.



PEMBAHASAN


1.      Definisi GPRS.

GPRS merupakan teknologi baru yang memungkinkan para operator jaringan komunikasi bergerak menawarkan layanan data dengan laju bit yang lebih tinggi dengan tarif rendah ,sehingga membuat layanan data menjadi menarik bagi pasar massal. Para operator jaringan komunikasi bergerak di luar negeri kini melihat GPRS sebagai kunci untuk mengembangkan pasar komunikasi bergerak menjadi pesaing baru di lahan yang pernah menjadi milik jaringan kabel, yakni layanan internet. Kondisi ini dimungkinkan karena ledakan penggunaan internet melalui jaringan kabel (telepon) dapat pula dilakukan melalui jaringan bergerak. Layanan bergerak yang kini sukses di pasar adalah, laporan cuaca, pemesanan makanan, berita olah raga sampai ke berita-berita penting harian. Dari perkembangan tersebut, dapat dirasakan dampaknya pada kemunculan berbeagai provider HP yang bersaing menawarkan tarif GPRS yang semakin terjangkau.


GPRS (singkatan bahasa Inggris: General Packet Radio Service, GPRS) adalah suatu teknologi yang memungkinkan pengiriman dan penerimaan data lebih cepat dibandingkan dengan penggunaan teknologi Circuit Switch Data atau CSD. Penggabungan layanan telepon seluler dengan GPRS (General Packet Radio Service) menghasilkan generasi baru yang disebut 2.5G. Sistem GPRS dapat digunakan untuk transfer data (dalam bentuk paket data) yang berkaitan dengan e-mail, data gambar (MMS), Wireless Application Protocol (WAP), dan World Wide Web (WWW).



GPRS merupakan sistem transmisi berbasis paket untuk GSM yang menggunakan prinsip “tunneling”, ia menawarkan laju data yang lebih tinggi. Laju datanya secara kasar sampai 160 kbps dibandingkan dengan 9,6 kbps yang dapat disediakan oleh rangkaian tersakelar GSM. Kanal-kanal radio yang ganda dapat dialokasikan bagi seorang pengguna dan kanal yang sama dapat pula digunakan secara berbagi (Sharing) di antara beberapa pengguna sehingga menjadi sangat efisien.



2.      Sejarah GPRS.

Kemunculan GPRS didahului dengan penemuan telepon genggam generasi 1G dan 2G yang kemudian mencetuskan ide akan penemuan GPRS. Penemuan GPRS terus berkembang hingga kemunculan generasi 3G, 3,5G, dan 4G. Perkembangan teknologi komunikasi  ini disebabkan oleh keinginan untuk selalu memperbaiki kinerja, kemampuan dan efisiensi dari teknologi generasi sebelumnya. 1. Generasi 1G: analog, kecepatan rendah (low-speed), cukup untuk suara. Contoh: NMT (Nordic Mobile Telephone) dan AMPS (Analog Mobile Phone System). 2. Generasi 2G: digital, kecepatan rendah - menengah. Contoh: GSM dan CDMA2000 1xRTT. 2G merupakan jaringan telekomunikasi seluler yang diluncurkan secara komersial pada GSM di Finlandia oleh Radiolinja pada tahun 1991.

3.      Perkembangan GPRS

a.    Generasi 2,75G

Generasi 2,75G dikenal dengan generasi EDGE. EDGE diperkenalkan oleh AT&T di Amerika Serikat pada tahun 2003. Secara teknis sebetulnya EDGE telah memenuhi standar 3G yang ditetapkan oleh ITU. Teknologi ini dapat mengirimkan data lebih cepat dari 2.5G.

b.   Generasi 3G

Teknologi 3G terbagi menjadi GSM dan CDMA.Teknologi 3G sering disebut dengan mobile broadband karena keunggulannya sebagai modem untuk internet yang dapat dibawa ke mana saja.

c.   Generasi 3,5G

Generasi 3,5G merupakan pengembangan dari 3G yang memungkinkan pengiriman data  lebih cepat. Pada 3G, kecepatan transmisi maksimal 384kbps, sementara pada 3,5G kecepatan transmisi maksimal mencapai 3,6Mbps. Generasi 3G dan 3,5G mendukung layanan video call yang memungkinkan penelpon dan penerima saling bertatap muka.

d.    Generasi 4G

Belakangan ini industri nirkabel  mulai mengembangkan teknologi 4G, meskipun sebenarnya teknologi 4G ini seperti Long Term Evolution (LTE) hanya merupakan evolusi dari teknologi 3G PP dan Ultra Mobile Broadband (UMB) berasal dari 3GPP2, sehingga sulit untuk membedakan dengan jelas teknologi 3G dan 4 G. Salah satu teknolgoi 4G yaitu WiMaX mobile standard telah diterima oleh ITU untuk ditambahkan pada IMT-2000, sehingga teknologi baru ini masih digolongkan ke dalam keluarga 3G. International Telecommunication Union (ITU) sedang mempelajari kemampuan mobile broadband yang disebut IMT-advanced yang disebut teknologi generasi keempat (4G). Diharapkan ITU segera melaksanakan penggunaan IMT-2000 (3G) dan IMT-Advanced (4G), konsekuensinya ITU harus menambah pita baik dibawah 1 GHz maupun diatas 2GHz.

4.       Keunggulan GPRS.

Pengembangan teknologi GPRS di atas GSM dapat dilakukan secara efektif tanpa menghilangkan infrastruktur lama, yaitu dengan penambahan beberapa hardware dan upgrade software baru pada terminal/station dan server GSM. Kecepatan transfer data GPRS dapat mencapai hingga 160 kbps. Teknologi GPRS memiliki 3 fitur keunggulan, yaitu:

a. Allways Online. GPRS menghilangkan mekanisme dial kepada pengguna pada saat ingin mengakses data, sehingga dikatakan GPRS selalu online karena transfer data dikirim berupa paket dan tidak bergantung pada waktu koneksi.

b. An Upgrade to existing networks (GSM dan TDMA). Adopsi sistem GPRS tidak perlu menghilangkan sistem lama karena GPRS dijalankan di atas infrastruktur yang telah ada.

c. An Integral part of EDGE and WCDMA. GPRS merupakan inti dari mekanisme pengiriman paket data untuk teknologi 3G selanjutnya.

5.       Manfaat GPRS.

1.Client-Server Services yang memungkinkan pengaksesan data yang tersimpan dalam suatu basisdata. Contoh penerapan aplikasi ini adalah pengaksesan WEB melalui browser.

2. Messaging Services yang ditujukan untuk komunikasi antar individu pengguna dengan memanfaatkan storage server untuk penanganan pesan sebagai tempat penyimpanan pesan sementara / intermediate sebelum diterima oleh pengguna. Conoth hasil layanannya yaitu aplikasi Multimedia Message Service(MMS) yang digunakan untuk
pengiriman data pesan multimedia melalui jaringan GSM dengan menggunakan telepon seluler.


3. Real-time conversational Services yang memberikan layanan komunikasi dua arah kepada pengguna secara real-time. Beberapa contoh penerapannya adalah pada aplikasi internet dan multimedia semisal Voice over IP (VOIP) dan video conferencing
.


KESIMPULAN

              Kemunculan GPRS didahului dengan penemuan telepon genggam generasi 1G dan 2G yang kemudian mencetuskan ide akan penemuan GPRS. Penemuan GPRS terus berkembang hingga muncul generasi 3G, 3.5G dan 4G2.      GPRS adalah suatu teknologi pengiriman dan penerimaan data menggunakan sitem packet switchingKomponen utama GPRS terdiri dari Gateway GPRS Support Node, Serving GPRS Support Node dan Packet Control Unit.


DAFTAR PUSTAKA

1.      http://id.wikipedia.org/wiki/GPRS; GPRS, Accesed 16 April, 2014.

2.      http://m.portal.paseban.com/?mod=content&act=read&id=2843; Pengertian, Sejarah dan Perkembangan GPRS, Accesed 16 April 2014.

TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DI ERA GLOBALISASI.


Sekar Rossy Rafsanjani. – Wawan Wartono
Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Pengetahuan Ilmu Sosial, Universitas Pasundan



AbstrakPerkembangan peradaban manusia diiringi dengan perkembangan cara penyampaian informasi (yang selanjutnya dikenal dengan istilah teknologi informasi), mulai dari gambar-gambar yang tak bermakna di dinding-dinding gua, peletakan tonggak sejarah dalam bentuk prasasti, sampai diperkenalkannya dunia arus informasi yang dikenal dengan nama internet.

Kata Kunci – Teknologi Informasi Komunikasi yang terus berkembang di era globalisasi.


PENDAHULUAN

                Teknologi informasi dan komunikasi adalah alat-alat hasil perkembangan teknologi yang dipergunakan dalam pengumpulan, pengolahan, dan penyaluran informasi sebagai salah satu proses komunikasi. Teknologi informasi dan komunikasi terus berkembang sesuai zamannya.

Pada Paper ini saya akan mencoba memaparkan:
1.Bentuk- bentuk teknologi komunikasi yang digunakan sehari-hari.
2.Salah satu bentuk teknologi komunikasi dengan menggunakan perspektif payung.
3.Teknologi yang sudah di adopsi oleh masyarakat luas dengan menggunakan 5 faktor adopsi.


PEMBAHASAN

1.Bentuk- bentuk teknologi komunikasi yang digunakan sehari-hari.

                Di era modern ini, kita bisa merasakan pesatnya perkembanganteknologi yangcukup menakjubkan, khususnya dirasakan dalam bidang teknologi, seperti teknologi informasi dan komunikasi. Bentuk-bentuk teknologi informasi dan komunikasi pun berkembang lebih canggih dan memudahkan manusia dalam menjalani kehidupan.
Perangkat teknologi informasi merupakan segala jenis peralatan yang digunakan untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan, baik melalui media cetak atau pun elektronik. Berikut ini adalah beberapa alat yang tergolong dalam teknologi informasi dan komunikasi di era globalisasi.

  • Televisi
Merupakan perangkat teknologi informasi yang berupa system penyiaran yang disertai dengan gambar (Visual) dan suara (audio).

  • Radio
Merupakan perangkat teknologi yang digunakan untuk pengiriman sinyal. Perangkat elektronik ini berfungsi untuk menyampaikan informasi berupa suara dari stasion pemancar melalui frekuensi yang telah ditetapkan.

  • Kamera Digital
Merupakan perangkat teknologi terkini yang biasa digunakan untuk mengabadikan gambar atau video dngan metode penyimpanan secara digital atau disk.

  • Handphone
Merupakan salah satu jenis alat telekomunikasi yang sudah tidak asing lagi di era globalisasi ini, yang seringdisebut juga sebagai telepon genggam. Adalah perangkat telelkomunikasi elektronik yang mempunyai kemampuan dasar yang sama dengan telepon fixed line konvensional(telepon rumah), namun mudah dibawa kemanapun(portable,mobile) dan tidak perlu disambungkan dengan jaringan telepon yang menggunakan kabel(nirkabel; wireless). Sehingga sangat mdah dalam penggunaan nya.

  • Laptop
Laptop atau notebook hadir dengan beragam bentuk dan ukuran. Perangkat ini memiliki fungsi yang sama dengan computer. Hanya saja, pembuatannya sengaja dibuat lebih praktis sehingga dapat dilipat dan mudah untuk dibawa ke manapun.

  • Komputer dan Internet
Komputer dan Internet adalah perangkat teknologi informasi dan komunikasi yang paling banyak berperan pada saat ini. Komputer digunakan untuk mengolah, mengelola, dan menyimpan data/infomasi, sedangkan Internet digunakan sebagai sarana sumber informasi dan alat untuk menukarkandan saling berkirim informasi.




2.Salah satu bentuk teknologi komunikasi dengan menggunakan perspektif payung.

Di dalam perspektif payung Teknologi Komunikasi dari Grant, dijelaskan bahwa teknologi komunikasi itu serupa dengan payung, di mana bagian paling atas payung adalah sistem sosial (termasuk politik, ekonomi, dan sistem media), diikuti oleh infrastruktur organisasi, kemudian perangkat keras dan lunak, baru setelah itu adalah si pengguna sendiri.
Di dalam pembahasan ini saya akan coba memaparkan salah satu bentuk komunikasi dengan menggunakan perspektif payung, dengan mengambil contoh SMARTPHONE. Dari segi Social System, Organizational Infrastructure, Hardware , Software, Individual User.

  • Social System
Dukungan pemerintah untuk menerapkan teknologi ini. Yang perlu dituntaskan adalah  berbagai hal yang bisa menghambat dari sisi politik dan peraturan pemerintah. Misalnya dengan mempermudah memperoleh izin bangunan untuk membangun toko-toko elektronik agar memudahkan masyarakat luas untuk menemukan handphone / smartphone tsb.
 
  • Organizational Infrastructure
 Bagian kedua adalah dukungan para pembuat perangkat keras dan lunak, operator, dan berbagai organisasi yang terlibat di dalam produksi handphone/ smartphone tsb, untuk terus meng-up date dari segi aplikasi mau pun model dari handphone/ smartphone tsb.
  
  • Hardware
 Bagian dari handphone / smartphone yang berbentuk fisik yang mempermudah penggunaannya, yaitu monitor/ layar, keypad, kamera(bila ada), speaker, dan portable untuk penambahan baterai.

  •  Software
perangkat lunak yang terdapat di handphone/ smartphone yang tidak tersentuh tetapi bisa dirasakan/ dilihat, yaitu sms, bbm, aplikasi-aplikasi yang terdapat di dalam smartphone tsb.

  • Individual User
 Jika kesemua faktor di atas sudah dapat dipenuhi, maka adaptasi teknologi barulah dapat dinikmati oleh pengguna individual. Pengguna individual memiliki faktor motivasi yang besar untuk mengikuti perkembangan dari handphone/ smartphone tsb sesuai dengan kebutuhan para penggunanya.

3.Teknologi yang sudah di adopsi oleh masyarakat luas dengan menggunakan 5 faktor adopsi.
 
                Dalam tahap ini masyarakat mulai menggunakan inovasi yang mereka pelajari. Diadopsi atau tidaknya sebuah inovasi oleh masyarakat ditentukan juga oleh beberapa faktor. Riset membuktikan bahwa semakin besar keuntungan yang didapat, semakin tinggi dorongan untuk mengadopsi perilaku tertentu. Adopsi inovasi juga dipengaruhi oleh keyakinan terhadap kemampun seseorang. Sebelum seseorang memutuskan untuk mencoba hal baru, orang tersebut biasanya bertanya pada diri mereka sendiri apakah mereka mampu melakukannya. Jika seseorang merasa mereka bisa melakukannya, maka mereka akan cenderung mangadopsi inovasi tersebut. Selain itu, dorongan status juga menjadi faktor motivasional yang kuat dalam mengadopsi inovasi. Beberapa orang ingin selalu menjadi pusat perhatian dalam mengadopsi inovasi baru untuk menunjukkan status sosialnya di hadapan orang lain. Adopsi inovasi juga dipengaruhi oleh nilai yang dimiliki individu tersebut serta persepsi dirinya. Jika sebuah inovasi dianggapnya menyimpang atau tidak sesuai dengan nilai yang ia anut, maka ia tidak akan mengadopsinya. Semakin besar pengorbanan yang dikeluarkan untuk mengadopsi sebuah inovasi, semakin kecil tingkat adopsinya. Misalnya dalam mengadopsi Smartphone yang banyak di gunakan dikehidupan sebagian besar masyarakat di era globalisasi ini. Dengan mengurut 5 tahap proses adopsi yaitu :

  • Pengetahuan :
Bagaimana pengetahuan masyarakat tentang kegunaan dan fungsi smartphone yang akan di adopsinya. Contoh : tablet akan mempermudah kita dalam bermain game dan lebih nyaman untuk browser internet karena layarnya yang besar.

  • Persuasi :
Pemikiran seseorang dalam membandingkan keunggulan dari smartphone satu dengan yang  lain nya,  untuk mendapatkan keuntungan apa saja yang ia dapatkan apabila mengadopsi smartphone tsb , dengan cara mengevaluasi dan mendiskusikan pengetahuan yang ia ketahui tentang smartphone tersebut.

  • Keputusan :
Pada tahap ini seseorang akan membuat keputusan smartphone apa yang akan ia adopsi sesuai dengan kebutuhan penggunaannya, namun bukan berarti menutup kemungkinan untuk merubah keputusan si pengguna untuk melihat adopsi – adopsi yang lainnya.

  • Implementasi :
Seseorang mulai menggunakan smartphone tersebut sambil mempelajari lebih jauh tentang smartphone  tersebut, agar kelebihan dari smartphone tersebut dapat dirasakan oleh penggunanya.

  • Konfirmasi :
Setelah keputusan dibuat, para pengguna akan mencari kebenaran tentang keunggulan dari smartphone tersebut, dan akan mengevaluasi keputusan mereka untuk mengadopsi smartphone tersebut. Dan tidak menutup kemungkinan untuk mengganti smartphone tersebut setelah dilakukannya evaluasi terhadap smartphone tersebut.


KESIMPULAN


                Seiring dengan berkembang dengan pesatnya Teknologi Infomasi dan Komunikasi bagaikan nafas di dalam kehidupan manusia yang tidak dapat dipisahkan, alangkah baiknya kita mempelajari dan memahami tentang teknologi tersebut, agar kita dapat mengetahui sisi positif dan negative yang terkandung di dalamnya.
                Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) seperti televisi kabel, telepon genggam, komputer, laptop, dan internet memang tidak bisa dibendung lagi, bahkan tak terpisahkan dengan kehidupan umat manusia. Karena sejatinya, kemajuan teknologi sudah lama dijadikan solusi untuk memenuhi kebutuhan hidup yang lebih baik, lebih aman, praktis, dan seterusnya.
                Dan semua peralatan teknologi informasi dan komunikasi mengalami perkembangan ke arah yang lebih baik, lebih canggih dan lebih memudahkan manusia dalam bekerja dan memecahkan persoalan-persoalan yang ada.Tinggal bagaimana kita menyikapinya.


DAFTAR PUSTAKA


3.       http://vnawaliaaa.blogdetik.com/ , Accesed 29 Maret, 2014.
4.       http://id.wikipedia.org/wiki/Teori_difusi_inovasi , Accesed 31 Maret, 2014.